• Peternakan dan Penangkaran 22.08.2015 Comments Off on Peluang bisnis usaha budi daya ikan Koi.

    Ada banyak sekali lahan bisnis yang bisa dijalankan dimasa sekarang ini. bagia sobat kreatif yang mungkin berminat gak ada salahnya untuk mencoba usaha budi daya ikan koi. Ikan Koi yang bentuknya hampir mirip dengan jenis ikan emas ini memang memiliki warna dan bentuk yang cantik dan indah. Warna naturalnya enak dipandang dan gak bikin bosan, mungkin karena itulah banyak orang yang memelihara ikan koi ini untuk penghias rumahnya. Kebanyakan orang yang memelihara ikan koi berawal dari sebuah hobi dan untuk kesenangan. Namun, sekarang ini bukan hanya sekedar itu karena ikan koi memiliki nilai bisnis yang menggiurkan. Sekarang ini untuk jenis ikan koi yang bagus harganya bisa mencapai jutaan dan bahkan mencapai milyaran rupiah.koi+farm

    Jepang boleh dibilang merupakan pusatnya ikan Koi, orang jepang banyak menggunakan ikan koi sebagai penghias rumah. Sebenarnya ikan koi berasal dari Tiongkok dan lebih banyak tersebar di Jepang, namun, sekarang ini bukan hanya jepang saja yang membudidayakan ikan ini karena hampir semua Negara berlomba-lomba membudidayakan jenis ikan ini dan berusaha sebaik mungkin melakukan berbagai upaya agar koi yang dihasilkanya bermutu tinggi.

    Menurut penelitian standart internasional, Koi yang berkualitas tinggi harus memiliki beberapa kriteria, antara lain:

    1. Bentuk tubuh sempurna
    2. Berwarna cerah,
    3. Pola warna berbatas jelas,
    4. Ukuran tubuh proporsional.

    Jika beberapa kriteria itu terpenuhi, peforma koi dianggap sempurna. Imbasnya harga jual koi tersebut turut melambung, dari ratusan juta rupiah hingga milyaran rupiah.

    Dari sekitar 50.000 ekor burayak, hanya 5% yang menjadi koi unggul. Bahkan beberapa penangkar melakukan penyeleksian yang sangat ketat, hingga ahirnya hanya didapat beberapa ekor tategoi (istilah untuk burayak koi) yang mempunyai masa depan cerah (future koi).

    Kebanyakan para penangkar biasanya menyisihkan tategoi pillihan untuk dikoleksi atau diikutsertakan dalam kontes. Namun, ada juga yang sengaja menjualnya dengan patokan harga yang lebih tinggi ketimbang tategoi yang biasa. Kohaku, sanke, dan showa adalah jenis-jenis ikan koi yang paling sering diunggulkan dalam berbagai kontes. Jadi, tidak mengherankan jika seekor kohaku yang panjangnya hanya 18 cm bisa mencapai harga Rp. 10 – 20 juta rupiah per ekor. Bentuk tubuh dan pola warna menjadi pertimbangan utamapara pembeli ikan koi. Karena itulah harga tategoi sangat bervareasi, tergantung dari varietasnya.

    Bisnis Koi di Indonesia

    Dio Indonesia jenis ikan koi sudah banyak dapat kita jumpai. Para penakar dan pebisnis ikan ini juga sudah banyak. Itulah yang membuat ikan ini semakin banyak diminati dan pecinta koi pun semakin banyak di tanah air. Maraknya bisnis ikan koi di dalam negeri tampak dari semakin banyaknya animo masyarakat yang menghadirkan kolam-kolam koi di pekarangan rumahnya. Kolam-kolam koi tersebut diharapkan membawa suasana yang asri di lingkungan rumah. Bahkan para eksekutif pun tak mau ketinggalan mengusung pesona Koi yang menawan sebagai aksen penghias rumah, sekaligus sebagai pelepas stress dan lelah.

    Pengusaha budi daya ikan koi di Indonesia dapat dibedakan menjadi dua kellompok.

    1.    Kelompok nelayan
    Kelompok ini pada umumnya bermodal lemah, pengetahuan dan informasi sangat terbatas, koi yang dihasilkan berkualitas rendah, jumlah yang dibudidayakan terbatas. Tujuan budidaya hanya sekedar menambah penghasilan keluarga.

    2.    Kelompok pengusaha

    Kelompok kedua ini bermodal kuat, tanggap terhaap perubahan situasi pasar, baik local maupaun internasional, ikan yang dihasilkan sesuai permintaan pasar, sarana yang dimiliki lebih maju dan berskala besar, sasaran produknya pasar internasional.

    Salam Sukses.

    ( Sumber: http://www.belajarkreatif.net/2013/09/peluang-bisnis-usaha-budi-daya-ikan-koi.html )

    Tags: , , ,

  • Peternakan dan Penangkaran 22.08.2015 Comments Off on Tips Cara Budidaya Lele Di Kolam Terpal.
    Sangat menarik bagi petani karena pasar terus. berkembang Pemerintah juga secara agresif memberikan dukungan melalui penelitian dan kampanye unggul benih lele.lele
    Sehingga berbagai pusat muncul dari budidaya ikan lele di sejumlah daerah. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, budidaya ikan lele tidak bisa dilakukan hanya kegiatan subsisten saja. Lele dapat hidup dalam kepadatan tebar tinggi dan rasio terhadap pertumbuhan yang baik. Dan ternyata lele juga mempunyai segudang manfaat ikan lele untuk kesehatan tubuh kita.
    Oleh karena itu, budidaya ikan lele akan mendapat manfaat lebih jika dilakukan secara intensif.

    Memilih bisnis ternyata tidak menjadi modal sesuatu yang besar. Banyak peluang binis besar, Anda bisa mendapatkannya dari sesuatu yang tampak sepele contoh budidaya ikan lele. Ikan berkumis masih dipandang sebelah mata oleh pebisnis.

    Bahkan, ketentuan yang dijanjikan cukup besar. Gerai supermarket besar tenda di kios-kios pinggir jalan membutuhkan pasokan lele dalam jumlah besar secara teratur.

    Lele adalah salah satu macam ikan tawar yang sudah dibudidayakan secara menyeluruh dan komersial oleh masyarakat Indonesia, khususnya di pulau Jawa:

    1. Bisa dilakukan di bidang budidaya sumber daya air yang terbatas meskipun jumlah tebar benih tinggi,
    2. Mudah dikendalikan oleh masyarakat,
    3. Pemasaran ini mudah, dan Venture modal yang dibutuhkan relatif rendah (tergantung pada ukuran dari biaya pakan),
    4. Selain itu, lele memiliki kandungan gizi tertinggi dibandingkan dengan jenis ikan perairan darat lainnya.

    Kelebihan Cara Budidaya Ikan Lele Menggunakan Kolam Terpal

    Pembuatan kolam terpal dapat dilakukan di pekarangan ataupun di halaman rumah. lahan yang digunakan berupa lahan yang belum dimanfaatkan atau lahan yang telah dimanfaatkan, tetapi Lebih Produktif. keuntungan dari kolam terpal adalah terhindar dari hewan pemangsa ikan, hewan piaraan, ikan terlihat lebih cerah, dan ular sawah.

    Dilengkapi pengatur volume air yang bermanfaat untuk pemanenan dan dapat mempermudah penyesuaian ketinggian air sesuai usia ikan. dapat dijadikan peluang usaha skala kecil dan besar, Lele yang dihasilkan lebih berkualitas, lele terlihat tampak bersih, dan seragam. Lahan yang digunakan regular tidak berubah karena bukan kolam galian.

    • Menghindari dimangsa hama seperti ikan dan ular bidang liar.
    • Dilengkapi dengan volume air yang berguna untuk memfasilitasi perubahan air dan tanaman dan untuk memfasilitasi penyesuaian ketinggian air sesuai dengan usia ikan.
    • Dapat digunakan sebagai peluang usaha kecil dan besar,
    • Menghasilkan kualitas lele yang lebih tinggi, terlihat lele tampak bersih, dan seragam.
    • Penggunaan lahan tidak berubah karena tidak penggalian kolam renang atau kolam semen.

    Cara Awal Pengisian Air dan Bibit

    1. Konstruksi kolam

    Tahap utama dalam budidaya ikan lele adalah wadah budidaya baik kolam tanah maupun kolam terpal dan kali ini adalah cara budidaya ikan lele di kolam terpal. Bagian dalam kolam terpal dicuci dengan sabun untuk menghilangkan bau lem atau bahan kimia yang dapat membunuh benih ikan. Setelah itu, bagian dalam terpal dibilas bersih dan dikeringkan selama satu hari, kolam diisi dengan air hingga 20 cm.

    Setelah kolam sudah terisi air diamkan selama kurang lebih satu minggu untuk proses pembentukan lumut dan untuk pertumbuhan fito plankton.

    Kemudian tambahkan air lagi hingga mencapai 80 cm setelah ikan berangsung dewasa. Air yang telah ditinggalkan selama seminggu penuh dan diberikan daun-daun seperti daun singkong, atau pepaya. Tujuannya agar air berwarna hijau. air hijau untuk mencegah bau yang disebabkan karena penguapan air kolam dan harus dilakukan 25% penambahan dan penggantian air.
    2. Pemilihan Benih Unggul

    Benih unggul dapat kita lihat dengan cara memperhatikan Ciri-ciri Sebagai Berikut :

    • Benih Terlihat aktif Melakukan oksigenasi;
    • Gesit, Agresif Dan cerah;
    • Ukuran Terlihat Sama Rata;
    • Warna Sedikit Lebih Terang;
    3. Penebaran Benih

    Siapkan benih 1000 lele dumbo/sangkuriang ukuran 1,5-2 inci”. Untuk ukuran kolam 2m x 1m x 1m. jika budidaya yang di lakukan dalam kuota yang besar maka penebaran benih kita akumulasikan dengan perbandingan sesuai ketentuan diatas. Bibit yang baru dibeli jangan segera dimasukkan ke dalam wadah atau kolam untuk budidaya, tapi harus melalui tahap peredaman yang dapat menyesuaikan benih ikan dengan air di kolam habitat untuk ikan di budidaya.

    Langkah-langkah sebagai berikut :
    • Siapkan Bak / Ember;
    • Masukan air kolam yang akan di jadikan budidaya ikan kedalam ember/bak;
    • Masukan Benih Lele yang akan Di tebar;
    • Diamkan Selama Kurang lebih selama 30 Menit (tujuan agar benih ikan melakukan penyesuain dengan air kolam bakal budidaya) dan untuk menghilang stres ikan setelah di pindahkan dari habitat penangkaran dan akan masuk kehabitat baru.;
    • Setelah 30 menit benih dapat di tebar ke dalam kolam baik kolam tanah maupun kolam terpal.

    Penebaran benih baik lakukan pada pagi atau malam hari karena di waktu pagi atau malam hari kondisi air relatip stabil.

    Setelah lele berumur lebih dari 20 hari, lele perlu disortir dengan menggunakan bak penyortir berukuran 9 -12 cm.

    Alasannya dilakukan sortir karena, ikan lele yang lebih kecil akan sulit untuk mendapatkan makanan karena kalah cepat dengan yang lebih besar dan dapat memperlambat laju pertumbuhan ikan sebagian. Oleh karena itu, sejak awal kita harus menyiapkan dua kolam ukuran yang sama dengan tujuan untuk memisahkan ikan yang sudah di lakukan sortir.

    Apabila tidak mempunyai lokasi yang cukup luas kita dapat menyiapkan kolam untuk ikan hasil sortir lebih kecil dari kolam budidaya. karena hanya ikan yang kecil saja yang di pindahkan ke kolam hasil sortir (kolam kecil untuk ikan yang kecil) dan kolam yang besar kita gunakan untuk ikan yang besar.

    4. Pengaturan Kualitas air
    Air kolam akan berkurang karena proses penguapan maka perlu tambahkan air sampai tingkat air kembali ke posisi normal. Pada tingkat air 20 cm (bulan pertama), 40 cm (bulan kedua), dan 80 cm (bulan ketiga).
    Warna air yang terbaik bagi ikan lele berwarna hijau menunjukkan bahwa kualitas air yang baik untuk ikan lele. Lele tidak suka air jernih.

    Dan air akan berubah merah ketikan ikan sudah dewasa untuk siap panen.

    5. Kedalaman air 
    Kolam jangan terlalu dangkal karena penguapan akan membuat ikan menjadi terlalu panas. Tentunya ini akan membuat ikan menjadi kelelahan dan mati. Solusinya adalah dengan menambahkan air telah surut kembali ke posisi yang telah ditentukan.
    Selain itu perlu untuk menambahkan tanaman air seperti kangkung, daun talas / talas, dan eceng gondok. Fungsi sebagai tanaman peneduh, selain itu juga dapat menyerap racun yang terkandung dalam air kolam. tingkat air kolam 20 cm (bulan pertama), 40 cm (bulan kedua), dan 80 cm (bulan ketiga).
    6. Tingkat Kejernihan Air 
    Pada dasarnya lele tidak suka air jernih. Hal ini dapat dilihat dari sifat dan bentuk tubuhnya. pakan alam lele di malam hari menyebabkan lele tidak perlu penglihatan yang baik. Hal ini juga didukung dari bentuk tubuh memiliki kumis di sekitar mulut. Fungsi ini berguna untuk meraba makanan.
    Selain itu, sistem pernapasan ikan lele menggunakan labirin, yang berarti bernapas lele tidak bergantung pada oksigen terlarut dalam air. Dengan demikian, kondisi oksigen minimal lele dapat bertahan hidup air berlumpur tersebut.
    Meskipun ikan lele tidak suka air jernih, kita tidak bisa memasukan sembarangan air ke dalam kolam.
    Bisa jadi kita memasukan air yang mengandung bakteri dan parasit yang dapat menyebabkan penyakit. sebagai penangkalnya yaitu dengan memberikan daun seperti yang disebutkan di atas sehingga air berwarna hijau.

    7. Pakan
    Pakan dilakukan tiga kali sehari yaitu pukul 07:00 pagi, 17:00 dan 22:00. Makanan tidak selalu harus 3 kali sehari, bisa jadi 4 kali, tergantung pada kebutuhan ikan akan makan.
    Dalam proses pakan budidaya ikan diberikan dengan menggunakan jenis sentrat ikan 781-1 karena di dalamnya mengandung nutrisi yang di butuhkan ikan protein minimal 35%, lemak 10-16%, karbohidrat 15-25%, vitamin dan mineral.
    Pemberian pakan tidak boleh terlalu berlebihan karena akan menimbulkan berbagai macam jenis penyakit akibat pakan yang mengendap yang tidak termakan oleh ikan. akan menyebabkan amonia beracun.
    Tips : Pakan Alami Juga Bisa Di Berikan Seprti Kroto Semut Rangrang pakan ini akan lebih efektif dan efisien jika kita tau dan disini cara budidaya kroto untuk pakan ikan yang baik dan benar itu akan sangat menguntungkan bagi budidaya ikan lele.

    8. Pengendalian Hama dan Penyakit 
    Hama dan penyakit tidak bisa dianggap remeh karena sangat mempengaruhi baik volume produksi. maupun tingkat keberhasilan dalam budidaya ikan. Hama biasanya binatang yang berang-berang, burung pemakan ikan, kucing, dll Adapun penyakit seperti virus dan bakteri.
    Pencegahan adalah dengan menggunakan semacam penghalang sehingga tidak ada hewan liar yang masuk ke kolam dan makan benih lele. Untuk penyakit dapat diberikan obat-obatan yang banyak tersedia di toko perikanan, tergantung pada jenis penyakit yang menjangkit ikan lele.
    9. Panen
    Setelah Kurang lebih selama 90 hari, ikan akan dipanen. Pemanenan dilakukan dengan menyortir dengan memilih ikan yang layak untuk dikonsumsi (dijual) ukuran biasanya 4 sampai 7 ekor per kg atau sesuai dengan keinginan pembeli, maka ukuran yang lebih kecil dipelihara kembali.

    10. Selamat Mencoba !!!

    ( Sumber: http://www.seputarikan.com/2014/05/budidaya-ikan-lele-di-kolam-terpal.html )

    Tags: , , ,

Cari artikel

 
WP_Modern_Notepad