• Peternakan dan Penangkaran 22.08.2015 Comments Off on Peluang bisnis usaha budi daya ikan Koi.

    Ada banyak sekali lahan bisnis yang bisa dijalankan dimasa sekarang ini. bagia sobat kreatif yang mungkin berminat gak ada salahnya untuk mencoba usaha budi daya ikan koi. Ikan Koi yang bentuknya hampir mirip dengan jenis ikan emas ini memang memiliki warna dan bentuk yang cantik dan indah. Warna naturalnya enak dipandang dan gak bikin bosan, mungkin karena itulah banyak orang yang memelihara ikan koi ini untuk penghias rumahnya. Kebanyakan orang yang memelihara ikan koi berawal dari sebuah hobi dan untuk kesenangan. Namun, sekarang ini bukan hanya sekedar itu karena ikan koi memiliki nilai bisnis yang menggiurkan. Sekarang ini untuk jenis ikan koi yang bagus harganya bisa mencapai jutaan dan bahkan mencapai milyaran rupiah.koi+farm

    Jepang boleh dibilang merupakan pusatnya ikan Koi, orang jepang banyak menggunakan ikan koi sebagai penghias rumah. Sebenarnya ikan koi berasal dari Tiongkok dan lebih banyak tersebar di Jepang, namun, sekarang ini bukan hanya jepang saja yang membudidayakan ikan ini karena hampir semua Negara berlomba-lomba membudidayakan jenis ikan ini dan berusaha sebaik mungkin melakukan berbagai upaya agar koi yang dihasilkanya bermutu tinggi.

    Menurut penelitian standart internasional, Koi yang berkualitas tinggi harus memiliki beberapa kriteria, antara lain:

    1. Bentuk tubuh sempurna
    2. Berwarna cerah,
    3. Pola warna berbatas jelas,
    4. Ukuran tubuh proporsional.

    Jika beberapa kriteria itu terpenuhi, peforma koi dianggap sempurna. Imbasnya harga jual koi tersebut turut melambung, dari ratusan juta rupiah hingga milyaran rupiah.

    Dari sekitar 50.000 ekor burayak, hanya 5% yang menjadi koi unggul. Bahkan beberapa penangkar melakukan penyeleksian yang sangat ketat, hingga ahirnya hanya didapat beberapa ekor tategoi (istilah untuk burayak koi) yang mempunyai masa depan cerah (future koi).

    Kebanyakan para penangkar biasanya menyisihkan tategoi pillihan untuk dikoleksi atau diikutsertakan dalam kontes. Namun, ada juga yang sengaja menjualnya dengan patokan harga yang lebih tinggi ketimbang tategoi yang biasa. Kohaku, sanke, dan showa adalah jenis-jenis ikan koi yang paling sering diunggulkan dalam berbagai kontes. Jadi, tidak mengherankan jika seekor kohaku yang panjangnya hanya 18 cm bisa mencapai harga Rp. 10 – 20 juta rupiah per ekor. Bentuk tubuh dan pola warna menjadi pertimbangan utamapara pembeli ikan koi. Karena itulah harga tategoi sangat bervareasi, tergantung dari varietasnya.

    Bisnis Koi di Indonesia

    Dio Indonesia jenis ikan koi sudah banyak dapat kita jumpai. Para penakar dan pebisnis ikan ini juga sudah banyak. Itulah yang membuat ikan ini semakin banyak diminati dan pecinta koi pun semakin banyak di tanah air. Maraknya bisnis ikan koi di dalam negeri tampak dari semakin banyaknya animo masyarakat yang menghadirkan kolam-kolam koi di pekarangan rumahnya. Kolam-kolam koi tersebut diharapkan membawa suasana yang asri di lingkungan rumah. Bahkan para eksekutif pun tak mau ketinggalan mengusung pesona Koi yang menawan sebagai aksen penghias rumah, sekaligus sebagai pelepas stress dan lelah.

    Pengusaha budi daya ikan koi di Indonesia dapat dibedakan menjadi dua kellompok.

    1.    Kelompok nelayan
    Kelompok ini pada umumnya bermodal lemah, pengetahuan dan informasi sangat terbatas, koi yang dihasilkan berkualitas rendah, jumlah yang dibudidayakan terbatas. Tujuan budidaya hanya sekedar menambah penghasilan keluarga.

    2.    Kelompok pengusaha

    Kelompok kedua ini bermodal kuat, tanggap terhaap perubahan situasi pasar, baik local maupaun internasional, ikan yang dihasilkan sesuai permintaan pasar, sarana yang dimiliki lebih maju dan berskala besar, sasaran produknya pasar internasional.

    Salam Sukses.

    ( Sumber: http://www.belajarkreatif.net/2013/09/peluang-bisnis-usaha-budi-daya-ikan-koi.html )

    Tags: , , ,

  • Peternakan dan Penangkaran 22.08.2015 Comments Off on Tips Cara Budidaya Lele Di Kolam Terpal.
    Sangat menarik bagi petani karena pasar terus. berkembang Pemerintah juga secara agresif memberikan dukungan melalui penelitian dan kampanye unggul benih lele.lele
    Sehingga berbagai pusat muncul dari budidaya ikan lele di sejumlah daerah. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, budidaya ikan lele tidak bisa dilakukan hanya kegiatan subsisten saja. Lele dapat hidup dalam kepadatan tebar tinggi dan rasio terhadap pertumbuhan yang baik. Dan ternyata lele juga mempunyai segudang manfaat ikan lele untuk kesehatan tubuh kita.
    Oleh karena itu, budidaya ikan lele akan mendapat manfaat lebih jika dilakukan secara intensif.

    Memilih bisnis ternyata tidak menjadi modal sesuatu yang besar. Banyak peluang binis besar, Anda bisa mendapatkannya dari sesuatu yang tampak sepele contoh budidaya ikan lele. Ikan berkumis masih dipandang sebelah mata oleh pebisnis.

    Bahkan, ketentuan yang dijanjikan cukup besar. Gerai supermarket besar tenda di kios-kios pinggir jalan membutuhkan pasokan lele dalam jumlah besar secara teratur.

    Lele adalah salah satu macam ikan tawar yang sudah dibudidayakan secara menyeluruh dan komersial oleh masyarakat Indonesia, khususnya di pulau Jawa:

    1. Bisa dilakukan di bidang budidaya sumber daya air yang terbatas meskipun jumlah tebar benih tinggi,
    2. Mudah dikendalikan oleh masyarakat,
    3. Pemasaran ini mudah, dan Venture modal yang dibutuhkan relatif rendah (tergantung pada ukuran dari biaya pakan),
    4. Selain itu, lele memiliki kandungan gizi tertinggi dibandingkan dengan jenis ikan perairan darat lainnya.

    Kelebihan Cara Budidaya Ikan Lele Menggunakan Kolam Terpal

    Pembuatan kolam terpal dapat dilakukan di pekarangan ataupun di halaman rumah. lahan yang digunakan berupa lahan yang belum dimanfaatkan atau lahan yang telah dimanfaatkan, tetapi Lebih Produktif. keuntungan dari kolam terpal adalah terhindar dari hewan pemangsa ikan, hewan piaraan, ikan terlihat lebih cerah, dan ular sawah.

    Dilengkapi pengatur volume air yang bermanfaat untuk pemanenan dan dapat mempermudah penyesuaian ketinggian air sesuai usia ikan. dapat dijadikan peluang usaha skala kecil dan besar, Lele yang dihasilkan lebih berkualitas, lele terlihat tampak bersih, dan seragam. Lahan yang digunakan regular tidak berubah karena bukan kolam galian.

    • Menghindari dimangsa hama seperti ikan dan ular bidang liar.
    • Dilengkapi dengan volume air yang berguna untuk memfasilitasi perubahan air dan tanaman dan untuk memfasilitasi penyesuaian ketinggian air sesuai dengan usia ikan.
    • Dapat digunakan sebagai peluang usaha kecil dan besar,
    • Menghasilkan kualitas lele yang lebih tinggi, terlihat lele tampak bersih, dan seragam.
    • Penggunaan lahan tidak berubah karena tidak penggalian kolam renang atau kolam semen.

    Cara Awal Pengisian Air dan Bibit

    1. Konstruksi kolam

    Tahap utama dalam budidaya ikan lele adalah wadah budidaya baik kolam tanah maupun kolam terpal dan kali ini adalah cara budidaya ikan lele di kolam terpal. Bagian dalam kolam terpal dicuci dengan sabun untuk menghilangkan bau lem atau bahan kimia yang dapat membunuh benih ikan. Setelah itu, bagian dalam terpal dibilas bersih dan dikeringkan selama satu hari, kolam diisi dengan air hingga 20 cm.

    Setelah kolam sudah terisi air diamkan selama kurang lebih satu minggu untuk proses pembentukan lumut dan untuk pertumbuhan fito plankton.

    Kemudian tambahkan air lagi hingga mencapai 80 cm setelah ikan berangsung dewasa. Air yang telah ditinggalkan selama seminggu penuh dan diberikan daun-daun seperti daun singkong, atau pepaya. Tujuannya agar air berwarna hijau. air hijau untuk mencegah bau yang disebabkan karena penguapan air kolam dan harus dilakukan 25% penambahan dan penggantian air.
    2. Pemilihan Benih Unggul

    Benih unggul dapat kita lihat dengan cara memperhatikan Ciri-ciri Sebagai Berikut :

    • Benih Terlihat aktif Melakukan oksigenasi;
    • Gesit, Agresif Dan cerah;
    • Ukuran Terlihat Sama Rata;
    • Warna Sedikit Lebih Terang;
    3. Penebaran Benih

    Siapkan benih 1000 lele dumbo/sangkuriang ukuran 1,5-2 inci”. Untuk ukuran kolam 2m x 1m x 1m. jika budidaya yang di lakukan dalam kuota yang besar maka penebaran benih kita akumulasikan dengan perbandingan sesuai ketentuan diatas. Bibit yang baru dibeli jangan segera dimasukkan ke dalam wadah atau kolam untuk budidaya, tapi harus melalui tahap peredaman yang dapat menyesuaikan benih ikan dengan air di kolam habitat untuk ikan di budidaya.

    Langkah-langkah sebagai berikut :
    • Siapkan Bak / Ember;
    • Masukan air kolam yang akan di jadikan budidaya ikan kedalam ember/bak;
    • Masukan Benih Lele yang akan Di tebar;
    • Diamkan Selama Kurang lebih selama 30 Menit (tujuan agar benih ikan melakukan penyesuain dengan air kolam bakal budidaya) dan untuk menghilang stres ikan setelah di pindahkan dari habitat penangkaran dan akan masuk kehabitat baru.;
    • Setelah 30 menit benih dapat di tebar ke dalam kolam baik kolam tanah maupun kolam terpal.

    Penebaran benih baik lakukan pada pagi atau malam hari karena di waktu pagi atau malam hari kondisi air relatip stabil.

    Setelah lele berumur lebih dari 20 hari, lele perlu disortir dengan menggunakan bak penyortir berukuran 9 -12 cm.

    Alasannya dilakukan sortir karena, ikan lele yang lebih kecil akan sulit untuk mendapatkan makanan karena kalah cepat dengan yang lebih besar dan dapat memperlambat laju pertumbuhan ikan sebagian. Oleh karena itu, sejak awal kita harus menyiapkan dua kolam ukuran yang sama dengan tujuan untuk memisahkan ikan yang sudah di lakukan sortir.

    Apabila tidak mempunyai lokasi yang cukup luas kita dapat menyiapkan kolam untuk ikan hasil sortir lebih kecil dari kolam budidaya. karena hanya ikan yang kecil saja yang di pindahkan ke kolam hasil sortir (kolam kecil untuk ikan yang kecil) dan kolam yang besar kita gunakan untuk ikan yang besar.

    4. Pengaturan Kualitas air
    Air kolam akan berkurang karena proses penguapan maka perlu tambahkan air sampai tingkat air kembali ke posisi normal. Pada tingkat air 20 cm (bulan pertama), 40 cm (bulan kedua), dan 80 cm (bulan ketiga).
    Warna air yang terbaik bagi ikan lele berwarna hijau menunjukkan bahwa kualitas air yang baik untuk ikan lele. Lele tidak suka air jernih.

    Dan air akan berubah merah ketikan ikan sudah dewasa untuk siap panen.

    5. Kedalaman air 
    Kolam jangan terlalu dangkal karena penguapan akan membuat ikan menjadi terlalu panas. Tentunya ini akan membuat ikan menjadi kelelahan dan mati. Solusinya adalah dengan menambahkan air telah surut kembali ke posisi yang telah ditentukan.
    Selain itu perlu untuk menambahkan tanaman air seperti kangkung, daun talas / talas, dan eceng gondok. Fungsi sebagai tanaman peneduh, selain itu juga dapat menyerap racun yang terkandung dalam air kolam. tingkat air kolam 20 cm (bulan pertama), 40 cm (bulan kedua), dan 80 cm (bulan ketiga).
    6. Tingkat Kejernihan Air 
    Pada dasarnya lele tidak suka air jernih. Hal ini dapat dilihat dari sifat dan bentuk tubuhnya. pakan alam lele di malam hari menyebabkan lele tidak perlu penglihatan yang baik. Hal ini juga didukung dari bentuk tubuh memiliki kumis di sekitar mulut. Fungsi ini berguna untuk meraba makanan.
    Selain itu, sistem pernapasan ikan lele menggunakan labirin, yang berarti bernapas lele tidak bergantung pada oksigen terlarut dalam air. Dengan demikian, kondisi oksigen minimal lele dapat bertahan hidup air berlumpur tersebut.
    Meskipun ikan lele tidak suka air jernih, kita tidak bisa memasukan sembarangan air ke dalam kolam.
    Bisa jadi kita memasukan air yang mengandung bakteri dan parasit yang dapat menyebabkan penyakit. sebagai penangkalnya yaitu dengan memberikan daun seperti yang disebutkan di atas sehingga air berwarna hijau.

    7. Pakan
    Pakan dilakukan tiga kali sehari yaitu pukul 07:00 pagi, 17:00 dan 22:00. Makanan tidak selalu harus 3 kali sehari, bisa jadi 4 kali, tergantung pada kebutuhan ikan akan makan.
    Dalam proses pakan budidaya ikan diberikan dengan menggunakan jenis sentrat ikan 781-1 karena di dalamnya mengandung nutrisi yang di butuhkan ikan protein minimal 35%, lemak 10-16%, karbohidrat 15-25%, vitamin dan mineral.
    Pemberian pakan tidak boleh terlalu berlebihan karena akan menimbulkan berbagai macam jenis penyakit akibat pakan yang mengendap yang tidak termakan oleh ikan. akan menyebabkan amonia beracun.
    Tips : Pakan Alami Juga Bisa Di Berikan Seprti Kroto Semut Rangrang pakan ini akan lebih efektif dan efisien jika kita tau dan disini cara budidaya kroto untuk pakan ikan yang baik dan benar itu akan sangat menguntungkan bagi budidaya ikan lele.

    8. Pengendalian Hama dan Penyakit 
    Hama dan penyakit tidak bisa dianggap remeh karena sangat mempengaruhi baik volume produksi. maupun tingkat keberhasilan dalam budidaya ikan. Hama biasanya binatang yang berang-berang, burung pemakan ikan, kucing, dll Adapun penyakit seperti virus dan bakteri.
    Pencegahan adalah dengan menggunakan semacam penghalang sehingga tidak ada hewan liar yang masuk ke kolam dan makan benih lele. Untuk penyakit dapat diberikan obat-obatan yang banyak tersedia di toko perikanan, tergantung pada jenis penyakit yang menjangkit ikan lele.
    9. Panen
    Setelah Kurang lebih selama 90 hari, ikan akan dipanen. Pemanenan dilakukan dengan menyortir dengan memilih ikan yang layak untuk dikonsumsi (dijual) ukuran biasanya 4 sampai 7 ekor per kg atau sesuai dengan keinginan pembeli, maka ukuran yang lebih kecil dipelihara kembali.

    10. Selamat Mencoba !!!

    ( Sumber: http://www.seputarikan.com/2014/05/budidaya-ikan-lele-di-kolam-terpal.html )

    Tags: , , ,

  • Peternakan dan Penangkaran 21.08.2015 Comments Off on Cara memulai usaha ternak ayam potong.

    Usaha ayam potong atau sering disebut dengan ayam broiler sudah dikenal umum di seluruh tanah air. Permintaan protein hewani yang semakin meningkat dari hari ke hari terkadang membuat harga produk peternakan ini semakin mahal karena tidak diimbangi dengan produksi yang cukup. Coba perhatikan harga ayam potong jelang lebaran, biasanya harga akan melambung tinggi hingga mencapai Rp. 40.000/ kg, padahal biaya produksinya hanya Rp. 10 – 15 ribu / Kg. ayam-broiler

    Dari selisih harga jual dan biaya produksi tersebut saya yakin anda akan semakin tertarik untuk memulai usaha ternak ayam potong ini. Masalahnya, apakah anda sudah memahami seluk beluk bidang usaha budidaya ini? Jika niat anda hanya karena melihat sisi laba yang dapat diperoleh tanpa memahami sektor resiko sebaiknya urungkan saja niat tersebut. Resiko unsaha ternak ayam potong sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari ayam petelur.

    Untuk itu tulisan kali ini saya akan coba membahas tentang cara memulai usaha ternak ayam potong sekaligus pemaparan tentang cara budidaya dan resiko yang sering menimpa peternak.

    Secara umum usaha budidaya ini memiliki 2 sistem:

    1. Usaha mandiri
    2. Kemitraan ternak ayam broiler

    Usaha mandiri artinya seluruh komponen budidaya ternak ayam potong ditanggung oleh peternak. Dengan kata lain, anda secara pribadi bertanggung jawab mulai dari proses pembuatan kandang, penyediaan bibit, makanan, obat-obatan, perawatan, panen hingga pemasaran. Keuntungan budidaya ayam potong secara mandiri ini adalah si peternak memperoleh keuntungan penuh sesuai dengan harga pasar. Kelemahannya adalah si peternak menanggung semua resiko usaha secara penuh; seperti penangan penyakit hingga rumitnya memasarkan ayam potong. Karena kelemahan inilah maka hadir perusahaan kemitraan ayam broiler.

    Usaha kemitraan ayam potong adalah melaksanakan usaha budidaya secara bahu membahau antara perusahaan sebagai Inti dengan peternak sebagai plasma. Pada sistem usaha ini peternak hanya berkewajipan menyediakan kandang dengan skala yang telah ditetapkan oleh perusahaan inti dan merawat ayam hingga masa panen tiba. Kelebihan usaha kemitraan ayam potong adalah peternak hanya butuh modal membangun kandang, dan mendapatkan pendampingan dalam perawatan serta penanganan kesehatan ayam broiler dari perusahaan inti, dan mendapat jaminan pemasaran . Kelemhannya adalah peternak tidak leluasa menentukan harga jual, dimana harga jual yang berlaku bukanlah harga pasaran melainkan harga kontrak yang telah ditetapkan bersama antara perusahaan dengan plasma.

    Berikut ini langkah-langkah memulai budidaya ayam potong:

    1. Mendirikan kandang, dipersiapkan mulai dari izin hingga tata letak yang baik sesuai dengan arat matahari dan kecenderunagn arah angina. Ayam broiler cukup rentan dengan kondisi iklim sehingga perlu dipertimbangkan arah kandang yang harus dibangun.
    2. Pada pendirian kandang juga harus diperhatikan sumber air dan listrik.
    3. Jika kandang sudah siap maka pasang peralatan untuk menyambut kedatangan DOC ayam potong terutama menyangkut penghangat, sekat dan litter yang cukup. Siapkan juga peralatan makan dan minum khusus untuk anak ayam.
    4. Selama 14 hari pertama peternak tidak boleh jauh-jauh dari kandang, sebab masa ini sangat penting untuk kesuksesan usaha.
    5. Melaksanakan vaksinasi minum dan tetes pada waktu yang tepat 7, 14 dan 21 hari.
    6. Selama 14 hari pertama secara perlahan dikontrol suhu ruangan kandang siang malam. Cara sederhana perhatikan kondisi anak ayam, jika bergeromol (berkumpul-kumpul) berarti suhu kandang terlalu rendah, bila menyebar secara merata berarti suhu kandang sudah sesuai dengan kebutuhan anak ayam.
    7. Setelah 14 hari perawatan menjadi lebih mudah, dimana peternak hanya perlu melakukan kontrol pemberian pakan 2 kali sehari saja, hal ini berlaku hingga masa panen.
    8. Pemberian antibiotik dan vitamin pada minuman ayam diberikan dari hari ke 5 hingga 10 hari sebelum masa panen. Khusus vitamin dapat diberi hingga masa panen.

    Salam Sukses.

    ( Sumber: http://kesehatan-ternak.blogspot.com/2014/08/cara-memulai-usaha-ternak-ayam-potong.html )

    Tags: , ,

  • Peternakan dan Penangkaran 21.08.2015 Comments Off on Peluang Bisnis Sampingan Beternak Ayam Kampung.

    Peluang bisnis di bidang ternak sebagai bisnis sampingan sekarang ini memang masih terbuka lebar. Kebutuhan masyarakat akan makanan hewani beserta turunannya juga masih sangat tinggi dan akan terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu jenis hewan yang sampai dengan saat ini masih banyak dibutuhkan oleh masyarakat adalah ayam kampung.ternak-ayam-kampung-600x450

    Menjalankan bisnis sampingan di bidang ternak adalah bisnis yang paling mudah untuk dilakukan siapa saja termasuk para karyawan di sela-sela waktu luang setelah pulang bekerja. Selain mudah untuk dilakukan, bisnis sampingan bidang ternak ini juga merupakan peluang bisnis sampingan di rumah yang bisa dibidik oleh para pelajar, mahasiswa hingga ibu rumah tangga dalam jumlah atau skala tertentu.

    Peluang bisnis sampingan beternak ayam kampung ini dikatakan mudah karena ternak ayam hanya membutuhkan perhatian pada saat memberi makan saja, yaitu di pagi dan sore hari. Ternak ayam di rumah tentu saja jumlahnya menyesuaikan dengan berapa luas area pekarangan rumah yang dimiliki di rumah. Jika Anda ingin memulai bisnis ternak ayam kampung di rumah sebagai bisnis sampingan maka berikut ini adalah tahapan-tahapan yang perlu Anda perhatikan.

    Perencanaan

    Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis ternak adalah menentukan suatu perencanaan. Ketahuilah terlebih dahulu mengenaiilmu dasar budidaya ayam secara garis besar, karena setiap bisnis pasti mempunyai resiko tidak terkecuali ternak ayam. Resiko yang paling berat adalah resiko kematian yang terjadi secara mendadak, biasanya disebabkan oleh penyakit flu burung dan gumboro.

    Jika ternak ayam Anda di area sekitar rumah dan berdekatan dengan pemukiman maka pastikan ayam-ayam Anda divaksinasi dan kandang juga harus disterilisasi secara rutin dengan disinfektan. Jika dirasa perlu, Anda juga bisa meminta penyuluhan kepada petugas peternakan mengenai budidaya ternak ayam kampung sehingga dengan mudah Anda dapat melakukan perencanaan peternakan secara teliti.

    Penyediaan Kandang Ternak

    Buatlah kandang ternak ayam kampung dengan ukuran 1 meter persegi dengan diisi 7 ekor ayam kampung, itu adalah ukuran yang optimal jika Anda ingin memelihara ayam kampung dengan sistem full kandang.

    Kandang yang baik untuk memelihara ayam kampung adalah model ren atau postal dimana kandang tidak perlu dilapisi oleh litter, karena pemeliharaan ayam kampung lebih lama jika dibandingkan dengan ayam broiler.

    Kandang model ren adalah kandang ayam dengan sebagian kandang diberi atap dan sebagiannya lagi dibiarkan terbuka. Bagian kandang yang tertutup itulah yang biasa digunakan oleh ayam kampung berteduh dan tidur dan bagian yang terbuka digunakan untuk makan dan bermain.

    Pembelian Bibit Ayam

    Bibit ayam adalah anak ayam yang berumur sekitar 1 sampai 7 hari yang biasa disebut juga dengan DOC (Day Old Chick). Untuk budidaya ayam kampung, sebaiknya jangan membeli bibit ayam yang masih DOC tetapi belilah bibit ayam yang sudah dalam keadaan dara karena perawatannya jauh lebih mudah dibandingkan dengan DOC. Dimana untuk bibit ayam yang masih DOC itu harus diberi pakan khusus, harus divaksinasi dan harus dihangatkan.

    Selanjutnya, hal yang perlu diperhatikan para pelaku bisnis dalam menjalankan bisnis sampingan beternak ayam kampung ini adalah pemeliharaan, kesehataan, penanganan saat panen dan pasca panen.

    ( Sumber: http://bisnisukm.com/peluang-bisnis-sampingan-beternak-ayam-kampung.html )

    Tags: , ,

  • Peternakan dan Penangkaran 20.08.2015 Comments Off on Keuntungan ternak bebek petelur.

    Pada artikel sebelumnya mengenai ternak bebek peking telah dituliskan di sini, kali ini akan saya bahas mengenai keuntungan ternak bebek petelur. Perlu diketahui bahwa permintaan ternak bebek di kota-kota besar di Indonesia seperti Medan, Jakarta, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Malang, Samarinda dan Balikpapan dari tahun ketahun semakin meningkat. Telur bebek ini dapat diolah untuk berbagai makanan dan minuman seperti kue dan banyak digunakan untuk martabak telur. Adanya opini yang berkembang di masyarakat yang menyatakan khasiat telur bebek lebih baik dari telur ayam kampung juga telah mendongkrak penjualan telur bebek. peluang-peluang bisnis tersebut seharusnya dapat dijadikan sebagai alasan utama menekuni budidaya bebek petelur pada lahan kosong yang kita miliki.pakan-bebek-petelur

    Seperti cara budidaya bebek peking maupun bebek pedaging yang dibahas dahulu, bebek petelur juga membutuhkan kolam untuk tempat bermain. Berenang merupakan salah satu sifat perilaku ternak bebek secara alami dan ini akan membantu perkembangan dan pertumbuhan sekor bebek. Bebek petelur sebaiknya dibudidayakan dengan system kandang, boleh saja mengembalakan bebek petelur tapi durasi pengembalaan tidak boleh lebih dari 3 jam / hari. Hal ini karena kebiasaan bebek yang bertelur di sembarang tempat. Itulah keunikan yang harus diperhatikan dalam cara ternak bebek petelur ini.

    Keuntungan ternak bebek petelur, sampai saat ini budidaya bebek masih menjadi pilihan. Karena, bebek memiliki daya tahan yang cukup tinggi dari serangan penyakit, termasuk flu burung. Ini tak terlepas dari faktor bawaan (carrier) bebek yang memang memiliki kekebalan terhadap serangan virus tersebut.

    Di samping itu, budidaya bebek petelur juga memiliki beberapa keuntungan. Pertama, dari segi pemeliharaan, beternak bebek memang lebih mudah dibandingkan dengan beternak ayam. Di samping kegiatan yang dilakukan lebih sedikit, beternak bebek juga tidak dipusingkan dengan jadwal vaksin yang harus dilakukan terhadap unggas.

    Dari segi pakan, banyak bahan yang bisa dijadikan pakan campuran dengan konsentrat. Seperti katul, jagung, karak nasi, roti kadaluwarsa, krupuk kadaluwarsa, menir, dan lain-lain. Tidak mengherankan, kalau ransum di satu daerah peternakan, berbeda dengan daerah lainnya. Justru, ketepatan strategi mengolah pakan potensial setempat, akan sangat menguntungkan peternak. Pengolahan pakan untuk bebek dapat berupa menir, katul, gaplek, roti kadaluwarsa, karak nasi, dan lain-lain.

    Untuk merawat bebek petelur dapat juga dengan pemberian pakan berupa 40% bekatul, 10% tepung ikan, 10% nasi aking yang dikeringkan, dan sisanya hijau-hijauan seperti kangkung atau daun pepaya. Dengan komposisi pakan tersebut rata-rata peternak menghasilkan produksi telur diangka 60%/hari. Dengan kata lain seandainya kita memelihara bebek 1000ekor dalam setiap harinya kita akan memperoleh omset kotor sekitar Rp 840.000 yang diperoleh dari 600 x 1.400 (harga telur bebek saat ini). Dalam sebulan pendapatan kotor sekitar Rp 25.200.000 angka yang cukup besar yang dapat diperoleh dari beternak bebek. Banyak peternak bilang “keuntungan ternak bebek petelur memang cukup besar”. Strategi yang harus dilakukan yaitu menyiasati pengeluaran pakan dengan penyusunan pakan dengan bahan yang murah tetapi tetap memenuhi kebutuhan kalori maupun protein bebek petelur.

    ( Sumber: http://www.langkahbisnis.com/keuntungan-ternak-bebek-petelur )

    Tags: , ,

  • Peternakan dan Penangkaran 20.08.2015 Comments Off on Cara Ternak Puyuh Yang Menguntungkan.

    Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan hewan yang satu ini, puyuh merupakan salah satu jenis burung yang tidak bisa terbang yang memiliki bentuk tubuh yang kecil dan berkaki pendek. Puyuh dalam bahasa jawa biasa disebut “gemak” dan dulunya sering diburu oleh petani ketika berada di persawahan maupun  di semak-semak. Burung puyuh terkenal akan kelezatan telurnya serta dagingnya yang gurih. Tentunya peluang usaha ternak puyuh cukup menjanjikan untuk di kembangkan karena dari segi permintaan tiap tahun semakin bertambah. Oleh karena itu, kami akan mengulas secara lengkap Cara Ternak Puyuh Yang Menguntungkan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.gambar-ternak-puyuh

    Sebelum kami menjalaskan tahapan ternak puyuh, alangkah baiknya kami memberikan alasan kenapa bisnis ternak puyuh sangat menguntungkan untuk dikembangkan. Berikut ini kami rangkum secara singkat kelebihan ternak puyuh :

    • Permintaan telur puyuh semakin meningkat, sedangkan ketersediaan telur  puyuh masih sangat kurang. Tercatat untuk wilayah jabodetabek saja permintaan telur puyuh mencapai 14 juta telur per minggu nya, namun pasokan telur yang hanya tersedia 3,5 juta saja. Tentunya jika Anda ingin ternak puyuh, kesempatan untuk mendapatkan pasar potensial sangat terbuka lebar.
    • Harga puyuh setiap tahunnya cenderung mengalami kenaikan
    • Selain telur, daging burung puyuh juga terasa sangat lezat dan gurih, sehingga banyak dilirik oleh pengusaha kuliner. Tentunya jika Anda bisa berbisnis puyuh secara konsisten maka peluang kerja sama dengan para pengusaha kuliner semakin terbuka dan bisa meningkatkan omset penjualan
    • Selain telur dan daging, kotoran puyuh bisa dimanfaatkan untuk pupuk serta bisa dijadikan campuran pakan ikan karen di dalam kotoran puyuh terkandung nilai crude protein yang cukup tinggi.
    • Bulu burung puyuh juga bisa dijadikan sarana kerajinan tangan dan aneka perabotan rumah tangga seperti kemucing dan lain sebagainya.
    • Tidak membutuhkan lahan dan pekarangan yang luas untuk ternak puyuh. Sebagai perbandingan, jika Anda ternak 1000 ekor ayam maka membutuhkan luas sekitar 100 m². Sedangkan apabila ternak puyuh 1000 ekor, Anda cukup menyiapkan lahan sekitar 12 m² saja.
    • Belum adanya monopoli pasar pada perdagangan puyuh, sehingga Anda dengan leluasa mencari pasar potensial.

    Perdasarkan rangkuman kami di atas, peluang bisnis ternak puyuh sangat potensial karena usaha ini dari hulu hingga hilir bisa termanfaatkan. Pada dasarnya ternak puyuh tidak membutuhkan sebuah keahlian khusus, Anda pun bisa memulai bisnis ini. Di Indonesia sendiri sentra ternak puyuh berada di kecamatan Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat serta Sumatra.

    Tahapan Cara Ternak Puyuh

    1. Persyaratan Lokasi Ternak

    • Sebaiknya lokasi ternak puyuh cukup jauh dari tempat pemukiman dan usahakan tempatnya cukup tenang agar puyuh tidak mudah stress
    • Lokasi ternak sebaiknya strategis yang bisa memudahkan Anda dalam proses transportasi dan penjualan
    • Pastikan lokasi ternak terbebas dari wabah penyakit
    • Perhatikan pula apakah kawasan tempat peternakan rawan banjir atau tidak, apabila iya sebaiknya menggunakan kandang panggung yang memiliki tiang pondasi yang tinggi dan kokoh
    • Usahakan kawasan peternakan mendapatkan sirkulasi udara yang baik

    2. Persiapan Kandang Puyuh

    Dalam pembuatan kandang puyuh sebaiknya memperhatikan beberapa hal, diantaranya :

    • kandang puyuh yang ideal memiliki temperatur suhu berkisar 20-25°C dengan tingkat kelembaban berkisar 30-80%
    • Pada siang hari, Anda cukup memberikan penerangan dengan memakai lampu 25-40 watt
    • Pada malam hari sebaiknya penerangan memakai lampu 40-60 watt
    • Sebaiknya lokasi kandang puyuh diatur sedemikian rupa hingga cahaya matahari bisa masuk ke kandang puyuh
    • Pada umumnya model dari kandang puyuh terbagi menjadi 2 macam yaitu sistem sangkar ( batere ) dan sistem litter ( lantai sekam ).
    • Kandang berukuran 1 m² bisa menampung anak puyuh 90 – 100 ekor, jika usia puyuh sudah mencapai 10 hari sebaiknya jumlah anak puyuh dikurangi hingga menjadi 60 ekor sampai berakhir masa anakan.
    • Kandang berukuran 1 m² untuk menampung 40 ekor puyuh sampai masuk masa bertelur

    Sedangkan dalam ternak puyuh, kandang dibedakan menjadi beberapa jenis, di antaranya ;

    • Kandang sebagai Induk Pembibitan

    Jenis kandang ini sangat mempengaruhi hasil produktifitas dan kualitas dari telur puyuh. Seseuaikan ukuran kandang yang Anda buat dengan jumlah indukan puyuh yang dipelihara. Kandang puyuh yang ideal untuk digunakan pembibitan yaitu 1 ekor puyuh dewasa dengan luasan kandang 200 m²

    • Kandang Untuk Indukan Petelur

    Kandang ini memiliki ukuran yang sama dengan jenis kandang untuk induk pembibitan, namun pada jenis kandang ini Anda bisa sedikit menambah kepadatan puyuh dalam satu kandang.

    • Kandang Untuk Anak Puyuh

    Kandang ini digunakan untuk memelihara anak puyuh berumur 1 hari – 2 atau 3 minggu. Jenis kandang ini dianjurkan memakai pemanas ruangan untuk menjaga kehangatan anak puyuh. Ukuran kandang untuk anak puyuh idealnya PxLxT 100x100x40 cm dengan ketinggian kaki kandang  50 cm, ukuran kandang tersebut dapat menampung sekitar 90 – 100 anak puyuh.

    • Kandang Untuk Puyuh  3 – 6 minggu

    Ukuran, bentuk dan kapasitas puyuh dalam kandang sama dengan jenis kandang untuk indukan petelur. Pada umunya jenis kandang ini memiliki alas berupa kawat ram.

    Selain mempersiapkan kandang untuk ternak puyuh, Anda juga harus mempersiapkan peralatan pendukung ternak seperti tempat makan dan minum puyuh, tempat bertelur hingga tempat obat-obatan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

    3. Persiapan Bibit Puyuh

    Dalam ternak puyuh, ada tiga jenis bibit berdasarkan tujuan pemeliharaannya, antara lain sebagai berikut ;

    • Bibit puyuh untuk telur konsumsi,

    Jika Anda ingin ternak puyuh untuk keperluan produksi telur konsumsi, maka yang perlu Anda persiapkan yaitu memilih jenis ketam betina yang tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya

    • Bibit puyuh untuk produksi daging

    Apabila ternak bertujuan untuk produksi daging, sebaiknya dipilih bibit puyuh jantan dan jenis puyuh petelur afkiran

    • Bibit puyuh untuk penghasil telur tetas

    Pilihlah jenis bibit puyuh betina yang memiliki produktifitas telur yang baik dan untuk puyuh pejantan dipilih yang sehat dan sudsh siap untuk dikawinkan

    4. Perawatan Puyuh

    • Jaga Kebersihan Kandang

    Selalu jaga kebersihan kandang puyuh untuk mencegah timbulnya penyakit dan sebaiknya lakukan vaksinasi pada periode waktu tertentu

    • Pengontrolan Penyakit

    Lakukan secara rutin pengontrolan penyakit secara berkala dan jika ada salah satu puyuh yeng terindikasi kurang sehat segera dipisahkan dari puyuh-puyuh yang lain untuk mencegah penyakit menular. Segera lakukan pengobatan pada puyuh yang skit sesuai dengan anjuran dinas peternakan atau penyuluh setempat.

    • Pakan Puyuh

    Ada beberapa bentuk pakan dalam ternak puyuh diantaranya, bentuk palet, bentuk remah-remah serta bentuk tepung. Untuk pakan anak puyuh sebaiknya diberikan 2 kali yaitu pagi dan sore hari. Lain halnya dengan puyuh remaja dan dewasa, Anda sebaiknya memberikan pakan satu kali sehari pada waktu pagi hari. Pemberian minum anak puyuh bisa dilakukan sepanjang hari.

    • Pemberian Vaksinasi & Obat

    Pada usia 4 – 7 hari burung puyuh divaksinasi dengan jumlah dosis setengah dari jumlah dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata ( intra okuler ) atau bisa menggunakan air minum ( peroral ).

    Salam sukses.

    ( Sumber: https://www.sipendik.com/cara-ternak-puyuh-yang-menguntungkan )

    Tags: , ,

  • Peternakan dan Penangkaran 20.08.2015 Comments Off on Budidaya burung walet.

    Berikut ini adalah serba-serbi budidaya burung walet dimulai dengan sejarah singkat burung walet, sentra  budidaya burung walet, jenis-jenis burung walet, manfaat burung walet, persyaratan lokasi budidaya burung walet,  pedoman teknis budidaya burung walet, hama dan penyakit burung walet dan lain-lain.burung-walet1

    1. SEJARAH SINGKAT

    Burung Walet merupakan burung pemakan serangga yang bersifat aerial dan suka meluncur. Burung ini berwarna gelap, terbangnya cepat dengan ukuran tubuh sedang/kecil, dan memiliki sayap berbentuk sabit yang sempit dan runcing, kakinya sangat kecil begitu juga paruhnya dan jenis burung ini tidak pernah hinggap di pohon. Burung walet mempunyai kebiasaan berdiam di gua-gua atau rumah-rumah yang cukup lembab, remang-remang sampai gelap dan menggunakan langit-langit untuk menempelkan sarang sebagai tempat beristirahat dan berbiak.

    2. SENTRA PERIKANAN

    Sentra Peternakan burung puyuh banyak terdapat di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah

    3. JENIS

    Klasifikasi burung walet adalah sebagai berikut:
    Superorder : Apomorphae
    Order : Apodiformes
    Family : Apodidae
    Sub Family : Apodenae
    Tribes : Collacaliini
    Genera : Collacalia
    Species : Collacaliafuciphaga

    4. MANFAAT

    Hasil dari peternakan walet ini adalah sarangnya yang terbuat dari air liurnya (saliva). Sarang walet ini selain mempunyai harga yang tinggi, juga dapat bermanfaat bagi duni kesehatan. Sarang walet berguna untuk menyembuhkan paru-paru, panas dalam, melancarkan peredaran darah dan penambah tenaga.

    5. PERSYARATAN LOKASI

    Persyaratan lingkungan lokasi kandang adalah:

    1. Dataran rendah dengan ketinggian maksimum 1000 m dpl.
    2. Daerah yang jauh dari jangkauan pengaruh kemajuan teknologi dan perkembangan masyarakat.
    3. Daerah yang jauh dari gangguan burung-burung buas pemakan daging.
    4. Persawahan, padang rumput, hutan-hutan terbuka, pantai, danau, sungai, rawa-rawa merupakan daerah yang paling tepat.

    6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA

    1. Penyiapan Sarana dan Peralatan
      1. Suhu, Kelembaban dan Penerangan
        Gedung untuk kandang walet harus memiliki suhu, kelembaban dan penerangan yang mirip dengan gua-gua alami. Suhu gua alami berkisar antara 24-26 derajat C dan kelembaban ± 80-95 %. Pengaturan kondisi suhu dan kelembaban dilakukan dengan:

        1. Melapisi plafon dengan sekam setebal 2° Cm
        2. Membuat saluran-saluran air atau kolam dalam gedung.
        3. Menggunakan ventilasi dari pipa bentuk “L” yang berjaraknya 5 m satu lubang, berdiameter 4 cm.
        4. Menutup rapat pintu, jendela dan lubang yang tidak terpakai.
        5. Pada lubang keluar masuk diberi penangkal sinar yang berbentuk corong dari goni atau kain berwarna hitam sehingga keadaan dalam gedung akan lebih gelap. Suasana gelap lebih disenangi walet.
      2. Bentuk dan Konstruksi Gedung
        Umumnya, rumah walet seperti bangunan gedung besar, luasnya bervariasi dari 10×15 m 2 sampai 10×20 m 2 . Makin tinggi wuwungan (bubungan) dan semakin besar jarak antara wuwungan dan plafon, makin baik rumah walet dan lebih disukai burung walet. Rumah tidak boleh tertutup oleh pepohonan tinggi. Tembok gedung dibuat dari dinding berplester sedangkan bagian luar dari campuran semen. Bagian dalam tembok sebaiknya dibuat dari campuran pasir, kapur dan semen dengan perbandingan 3:2:1 yang sangat baik untuk mengendalikan suhu dan kelembaban udara. Untuk mengurangi bau semen dapat disirami air setiap hari. Kerangka atap dan sekat tempat melekatnya sarang-sarang dibuat dari kayu-kayu yang kuat, tua dan tahan lama, awet, tidak mudah dimakan rengat. Atapnya terbuat dari genting. Gedung walet perlu dilengkapi dengan roving room sebagai tempat berputar-putar dan resting room sebagai tempat untuk beristirahat dan bersarang. Lubang tempat keluar masuk burung berukuran 20×20 atau 20×35 cm 2 dibuat di bagian atas. Jumlah lubang tergantung pada kebutuhan dan kondisi gedung. Letaknya lubang jangan menghadap ke timur dan dinding lubang dicat hitam.
    2. Pembibitan
      Umumnya para peternak burung walet melakukan dengan tidak sengaja. Banyaknya burung walet yang mengitari bangunan rumah dimanfaatkan oleh para peternak tersebut. Untuk memancing burung agar lebih banyak lagi, pemilik rumah menyiapkan tape recorder yang berisi rekaman suara burung Walet. Ada juga yang melakukan penumpukan jerami yang menghasilkan serangga-serangga kecil sebagai bahan makanan burung walet.

      1. Pemilihan Bibit dan Calon Induk
        Sebagai induk walet dipilih burung sriti yang diusahakan agar mau bersarang di dalam gedung baru. Cara untuk memancing burung sriti agar masuk dalam gedung baru tersebut dengan menggunakan kaset rekaman dari wuara walet atau sriti. Pemutaran ini dilakukan pada jam 16.00–18.00, yaitu waktu burung kembali mencari makan.
      2. Perawatan Bibit dan Calon Induk
        Di dalam usaha budidaya walet, perlu disiapkan telur walet untuk ditetaskan pada sarang burung sriti. Telur dapat diperoleh dari pemilik gedung walet yang sedang melakukan “panen cara buang telur”. Panen ini dilaksanakan setelah burung walet membuat sarang dan bertelur dua butir. Telur walet diambil dan dibuang kemudian sarangnya diambil. Telur yang dibuang dalam panen ini dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak populasi burung walet dengan menetaskannya di dalam sarang sriti.

        1. Memilih Telur Walet
          Telur yang dipanen terdiri dari 3 macam warna, yaitu :

          • Merah muda, telur yang baru keluar dari kloaka induk berumur 0–5 hari.
          • Putih kemerahan, berumur 6–10 hari.
          • Putih pekat kehitaman, mendekati waktu menetas berumur 10–15 hari.
            Telur walet berbentuk bulat panjang, ukuran 2,014×1,353 cm dengan berat 1,97 gram. Ciri telur yang baik harus kelihatan segar dan tidak boleh menginap kecuali dalam mesin tetas. Telur tetas yang baik mempunyai
            kantung udara yang relatif kecil. Stabil dan tidak bergeser dari tempatnya. Letak kuning telur harus ada ditengah dan tidak bergerak-gerak, tidak ditemukan bintik darah. Penentuan kualitas telur di atas dilakukan dengan peneropongan.
        2. Membawa Telur Walet
          Telur yang didapat dari tempat yang jaraknya dekat dapat berupa telur yang masih muda atau setengah tua. Sedangkan telur dari jarak jauh, sebaiknya berupa telur yang sudah mendekati menetas. Telur disusun dalam spon yang berlubang dengan diameter 1 cm. Spon dimasukkan ke dalam keranjang plastik berlubang kemudian ditutup.
          Guncangan kendaraan dan AC yang terlalu dingin dapat mengakibatkan telur mati. Telur muda memiliki angka kematian hampir 80% sedangkan telur tua lebih rendah.
      3. Penetasan Telur Walet
        1. Cara menetaskan telur walet pada sarang sriti.
          Pada saat musim bertelur burung sriti tiba, telur sriti diganti dengan telur walet. Pengambilan telur harus dengan sendok plastik atau kertas tisue untuk menghindari kerusakan dan pencemaran telur yang dapat menyebabkan burung sriti tidak mau mengeraminya. Penggantian telur dilakukan pada siang hari saat burung sriti keluar gedung mencari makan. Selanjutnya telur-telur walet tersebut akan dierami oleh burung sriti dan setelah menetas akan diasuh sampai burung walet dapat terbang serta mencari makan.
        2. Menetaskan telur walet pada mesin penetas
          Suhu mesin penetas sekitar 40 ° C dengan kelembaban 70%. Untuk memperoleh kelembaban tersebut dilakukan dengan menempatkan piring atau cawan berisi air di bagian bawah rak telur. Diusahakan agar air didalam cawan tersebut tidak habis. Telur-telur dimasukan ke dalam rak telur secara merata atau mendata dan jangan tumpang tindih. Dua kali sehari posisi telur-telur dibalik dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan embrio. Di hari ketiga dilakukan peneropongan telur. Telur-telur yang kosong dan yang embrionya mati dibuang. Embrio mati tandanya dapat terlihat pada bagian tengah telur terdapat lingkaran darah yang gelap. Sedangkan telur yang embrionya hidup akan terlihat seperti sarang laba-laba. Pembalikan telur dilakukan sampai hari ke-12. Selama penetasan mesin tidak boleh dibuka kecuali untuk keperluan pembalikan atau mengisi cawan pengatur kelembaban. Setelah 13–15
          hari telur akan menetas.
    3. Pemeliharaan
      1. Perawatan Ternak
        Anak burung walet yang baru menetas tidak berbulu dan sangat lemah. Anak walet yang belum mampu makan sendir perlu disuapi dengan telur semut (kroto segar) tiga kali sehari. Selama 2–3 hari anak walet ini masih memerlukan pemanasan yang stabil dan intensif sehingga tidak perlu dikeluarkan dari mesin tetas. Setelah itu, temperatur boleh diturunkan 1–2 derajat/hari dengan cara membuka lubang udara mesin. Setelah berumur ± 10 hari saat bulu–bulu sudah tumbuh anak walet dipindahkan ke dalam kotak khusus. Kotak ini dilengkapi dengan alat pemanas yang diletakan ditengah atau pojok kotak. Setelah berumur 43 hari, anak-anak walet yang sudah siap terbang dibawa ke gedung pada malam hari, kemudian dletakan dalam rak untuk pelepasan. Tinggi rak minimal 2 m dari lantai. Dengan ketinggian ini, anak waket akan dapat terbang pada keesokan harinya dan mengikuti cara terbang walet dewasa.
      2. Sumber Pakan
        Burung walet merupakan burung liar yang mencari makan sendiri. Makanannya adalah serangga-serangga kecil yang ada di daerah pesawahan, tanah terbuka, hutan dan pantai/perairan. Untuk mendapatkan sarang walet yang memuaskan, pengelola rumah walet harus menyediakan makanan tambahan terutama untuk musim kemarau. Beberapa cara untuk mengasilkan serangga adalah:

        1. menanam tanaman dengan tumpang sari.
        2. budidaya serangga yaitu kutu gaplek dan nyamuk.
        3. membuat kolam dipekarangan rumah walet.
        4. menumpuk buah-buah busuk di pekarangan rumah.
      3. Pemeliharaan Kandang
        Apabila gedung sudah lama dihuni oleh walet, kotoran yang menumpuk di lantai harus dibersihkan. Kotoran ini tidak dibuang tetapi dimasukan dalam karung dan disimpan di gedung.

    7. HAMA DAN PENYAKIT

    1. Tikus
      Hama ini memakan telur, anak burung walet bahkan sarangnya. Tikus mendatangkan suara gaduh dan kotoran serta air kencingnya dapat menyebabkan suhu yang tidak nyaman.
      Cara pencegahan tikus dengan menutup semua lubang, tidak menimbun barang bekas dan kayu-kayu yang akan digunakan untuk sarang tikus.
    2. Semut
      Semut api dan semut gatal memakan anak walet dan mengganggu burung walet yang sedang bertelur.
      Cara pemberantasan dengan memberi umpan agar semut-semut yang ada di luar sarang mengerumuninya. Setelah itu semut disiram dengan air panas.
    3. Kecoa
      Binatang ini memakan sarang burung sehingga tubuhnya cacat, kecil dan tidak sempurna.
      Cara pemberantasan dengan menyemprot insektisida, menjaga kebersihan dan membuang barang yang tidak diperlukan dibuang agar tidak menjadi tempat persembunyian.
    4. Cicak dan Tokek
      Binatang ini memakan telur dan sarang walet. Tokek dapat memakan anak burung walet. Kotorannya dapat mencemari raungan dan suhu yang ditimbulkan mengganggu ketenangan burung walet.
      Cara pemberantasan dengan diusir, ditangkap sedangkan penanggulangan dengan membuat saluran air di sekitar pagar untuk penghalang, tembok bagian luar dibuat licin dan dicat dan lubang-lubang yang tidak digunakan ditutup.

    8. PANEN

    Sarang burung walet dapat diambil atau dipanen apabila keadaannya sudah memungkinkan untuk dipetik. Untuk melakukan pemetikan perlu cara dan ketentuan tertentu agar hasil yang diperoleh bisa memenuhi mutu sarang walet yang baik. Jika terjadi kesalahan dalam menanen akan berakibat fatal bagi gedung dan burung walet itu sendiri. Ada kemungkinan burung walet merasa tergangggu dan pindah tempat. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, para pemilik gedung perlu mengetahui teknik atau pola dan waktu pemanenan. Pola panen sarang burung dapat dilakukan oleh pengelola gedung walet dengan beberapa cara, yaitu:

    1. Panen rampasan
      Cara ini dilaksanakan setelah sarang siap dipakai untuk bertelur, tetapi pasangan walet itu belum sempat bertelur. Cara ini mempunyai keuntungan yaitu jarak waktu panen cepat, kualitas sarang burung bagus dan total produksi sarang burung pertahun lebih banyak. Kelemahan cara ini tidak baik dalam pelestaraian burung walrt karena tidak ada peremajaan. Kondisinya lemah karena dipicu untuk terus menerus membuat sarang sehingga tidak ada waktu istirahat. Kualitas sarangnya pun merosot menjadi kecil dan tipis karena produksi air liur tidak mampu mengimbangi pemacuan waktu untuk membuat sarang dan bertelur.
    2. Panen Buang Telur
      Cara ini dilaksanankan setelah burung membuat sarang dan bertelur dua butir. Telur diambil dan dibuang kemudian sarangnya diambil. Pola ini mempunyai keuntungan yaitu dalam setahun dapat dilakukan panen hingga 4 kali dan mutu sarang yang dihasilkan pun baik karena sempurna dan tebal. Adapun kelemahannya yakni, tidak ada kesempatan bagi walet untuk menetaskan telurnya.
    3. Panen Penetasan
      Pada pola ini sarang dapat dipanen ketika anak-anak walet menetas dan sudah bisa terbang. Kelemahan pola ini, mutu sarang rendah karena sudah mulai rusak dan dicemari oleh kotorannya. Sedangkan keuntungannya adalah burung walet dapat berkembang biak dengan tenang dan aman sehingga polulasi burung dapat meningkat.

    Adapun waktu panen adalah:

    1. Panen 4 kali setahun
      Panen ini dilakukan apabila walet sudah kerasan dengan rumah yang dihuni dan telah padat populasinya. Cara yang dipakai yaitu panen pertama dilakukan dengan pola panen rampasan. Sedangkan untuk panen selanjutnya dengan pola buang telur.
    2. Panen 3 kali setahun
      Frekuensi panen ini sangat baik untuk gedung walet yang sudah berjalan dan masih memerlukan penambahan populasi. Cara yang dipakai yaitu, panen tetasan untuk panen pertama dan selanjutnya dengan pola rampasan dan buang telur.
    3. Panen 2 kali setahun
      Cara panen ini dilakukan pada awal pengelolaan, karena tujuannya untuk memperbanyak populasi burung walet.

    9. PASCAPANEN

    Setelah hasil panen walet dikumpulkan dalu dilakukan pembersihan dan penyortiran dari hasil yang didapat. Hasil panen dibersihkan dari kotoran-kotoran yang menempel yang kemudian dilakukan pemisahan antara sarang walet yang bersih dengan yang kotor.

    10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA

    1. Analisis Usaha Budidaya
      Perkiraan analisis budidaya burung walet di daerah Jawa Barat tahun 1999:

      1. Modal tetap
        1. Gedung Rp. 13.000.000,-
        2. Renovasi gedung Rp. 10.000.000,-
        3. Perlengkapan Rp. 500.000,-
          Jumlah modal tetap Rp. 23.500.000,-
          Biaya penyusutan/bulan : Rp. 23.500.000,-:60 bln ( 5 th) Rp. 391.667,-
      2. Modal Kerja
        1. Biaya Pengadaan
          • Telur Walet 500 butir @ Rp. 5.000,- Rp. 500.000,-
          • Transportasi Rp. 100.000,-
          • Makan Rp. 50.000,-
        2. Biaya Kerja
          • Pelihara kandang/bln@ Rp. 5000,- x 3 bln Rp. 15.000,-
          • Panen Rp. 20.000,-
            Jumlah biaya 1x produksi:Rp. 650.000,-+Rp. 35.000,- Rp. 685.000,-
      3. Jumlah modal yang dibutuhkan pada awal Produksi
        1. Modal tetap Rp. 13.500.000,-
        2. Modal kerja 1x Produksi Rp. 685.000,-
          Jumlah modal Rp. 14.185.000,-
      4. Kapasitas produksi untuk 5 tahun 1 kali produksi :
        1. sarang burung walet menghasilkan 1 kg
        2. sarang burung sriti menghasilkan 15 kg
        3. untuk 1 tahun, 4 kali produksi, menghasilkan :
          • sarang burung walet 4 kg
          • sarang burung sriti 60 kg
        4. untuk 5 tahun, 20 kali produksi, menghasilkan :
          • sarang burung walet 20 kg
          • sarang burung sriti 300 kg
      5. Biaya produksi
        1. Biaya tetap per bulan : Rp. 23.500.000,-:60 bulan Rp. 391.667,-
        2. Biaya tidak tetap Rp. 685.000,-
          Total Biaya Produksi per bulan Rp. 1.076.667,-
          Jumlah produksiRp.1.076.667:16 kg (walet dan sriti) Rp. 67.292,-
      6. Penjualan
        1. sarang burung walet 1 kg Rp. 17.000.000,-
        2. sarang burung sriti 15 kg Rp. 3.000.000,-
          Untuk 1 kali produksi Rp. 20.000.000,-Untuk 5 tahun

          1. sarang burung walet 20 kg Rp. 340.000.000,-
          2. sarang burung sriti 300 kg Rp. 60.000.000,-
            Jumlah penjualan Rp. 400.000.000,-
      7. Break Even Point
        1. Pendapatan selama 5 Tahun Rp. 400.000.000,-
        2. Biaya produksi selama 5 th Rp. 1.076.667 x 60 bln Rp. 64.600.000,-
        3. Keuntungan selama 5 tahun Rp. 335.400.000,-
        4. Keuntungan bersih per produksi 335.400.000 : 60 bln Rp. 5.590.000,-
        5. .BEP 232.919
      8. Tingkat Pengembalian Modal 3 bulan (1 x produksi)
    2. Gambaran Peluang Agribisnis
      Sarang burung walet merupakan komoditi ekspor yang bernilai tinggi. Kebutuhan akan sarang burung walet di pasar internasional sangat besar dan masih kekurangan persediaan. Hal ini disebabkan oleh masih kurang banyaknya budidaya burung walet. Selain itu juga produksi sarang walet yang telah ada merupakan produksi dari sarang-sarang alami. Budidaya sarang burung walet sangat menjanjikan bila dikelola dengan baik dan intensif.

    ( Sumber : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas )

    Tags: , ,

  • Peternakan dan Penangkaran 19.08.2015 Comments Off on Ciri-ciri ayam aduan yang tangguh.

    Sebagai mana diyakini oleh botoh2,tubuh ayam jago mengisyaratkan kekuatan dan kehandalan dlm berlaga.Mulai bentuk badan,kepala,paruh,ekor

    sampai sisik kaki selalu menjadi pertimbangan memilih calon jawara.ayam bangkok aduan

    1.SOSOK,yg baik yg tegap,badan panjang,leher condong seperti pohon waru/jagang waru(jawa).Sifat tarungnya selalu mendorong lwn,akibatnya gak ada jarak serang antar keduanya,membuat lwn sulit memukul telak.Ayam berleher tegak,walau kelihatan gagah,akan mudah patah saat terkena gebuh,hingga bukan pilihan yg tepat.

    2.KEPALA,yg dianggap bagus bentuknya agak membulat seperti kepala burung merpati,dgn kulit tebal.Biasanya mau ganti pukul.Sebaliknya ayam yg

    mempunyai kepala bulat lonjong,biasanya hanya mau memukul tapi gak tahan dipukul.Ayam dgn bentuk buah pinang cocok sebagai pajangan karena

    terlihat tampan.

    3.PARUH/CUCUK,berbentuk lurus dan tebal seperti cabe rawit.Ayam berparuh bengkok kurang baik,karena menggigitnya/ngemut terlalu lama.Padahal yg diharapkan begitu tempel kepala langsung pukul.Kelemahan ayam paruh bengkok,sering mengalami Gom sehabis diadu,karena tersodok paruh lurus.warna paruh sebaiknya sama dgn warna kaki.

    4.LUBANG HIDUNG,berkaitan erat dgn panjang pendeknya napas.Ayam yg berlubang hidung besar,napasnya ngos2an alias cepat habis/kobong(jawa).Untuk itu dipilih ayam berlubang hidung kecil dan agak tertutup,supaya efisien dlm pengambilan oksigen/O2.Yg perlu diperhatikan jarak antar lubang diusahakan berdekatan/rapat.

    5.MATA,dulu ada anggapan semakin sipit mata ayam,semakin menunjukkan tingkat keasliannya.hal itu tdk benar,banyak bangkok asli yg matanya besar dan tdk cekung.Ciri2 ayam tangguh memang matanya hrs cekung,kelopak matanya bulat telur dan retinanya bulat dan berurat halus.

    6.JENGGER,kategori yg baik adalah jengger napoleon atau sekar sukun,bercirikan tidak terlalu besar,tegak dan ujungnya merapat ke kepala.Dari bentuk jengger dan ukuran ayam,botoh dpt memperkirakan gaya tarung ayam.Bila ukuran jengger kecil,tegak dan kaku,biasanya gaya tarung atas.Tetapi jika besar dan miring seperti baret umumnya gaya tarung bawah.

    7.LEHER,harus panjang.Kelebihan berleher panjang bila terluka dpt cepat sembuh dibanding leher pendek.Selain itu selalu unggul dlm tumpang gulu/leher.Selain panjang sebaiknya juga besar dan kuat ,agar selalu menang dlm tumpang gulu.Tapi tdk mutlak karena kekuatan leher bisa dilatih melalui latih tanding atau meninggikan tempat makan.

    8.TULANG BAHU,tulang yg mengapit batang leher sering dikaitkan dgn kecepatan dan kekuatan pukulan.semakin rapat tulang bahu,kecepatan dan kekuatan pukulan ayam juga semakin tinggi.Maka waktu memilih ayam,pilihlah tulang bahu yg rapat.Caranya kedua jari(telunjuk dan tengah) ditusukkan vertikal pada lubang di antara leher.Bila jari tertahan/gak dpt masuk,menunjukkan tulang bahu rapat.Sebaliknya bila nyeplos,berarti tulang bahu renggang.

    9.TULANG DADA,pilihlah yg bertulang dada panjang.kelebihannya saat kena pukul bagian pundak,tdk membuat ayam mengkerut/turun gaya permainannya.Selain itu ayam demikian punya napas panjang dan tahan pukul.

    10.SAYAP,dipilih yg sejajar dgn punggung,tidak melengkung dan panjang sampai pangkal ekor.Ayam bersayap panjang leluasa melancarkan pukulan.Sebagian botoh menyarankan sayap hrs rapat ke badan,agar gak mudah dimasuki.Namun dgn kelincahan ayam,syarat tsb tidak mutlak.Ayam

    yg lincah mampu mengantipasi penyusupan melalui sayap.

    11.EKOR,panjang dan kaku dn bentuk seperti sapu.Ekor berfungsi sebagai alat keseimbangan disaat ayam mukul lawan serta menyanggah pada fase

    abar/menit2 pertama pertarungan.

    12.BRUTU,harus rapat dgn tulang ekor dan besar serta kaku.Brutu yg besar menunjukkan ayam memliki tenaga yg besar.

    13.CUPIT UDANG/SUMPIT,semakin rapat menunjukkan pola main cepat.Kalau renggang dan kaku,ritme pukulan yg gak berubah.

    14.PAHA,sebaik yg gepeng dan kokoh agar dpt bergerak lincah dan pukul samping.Paha yang bulat hanya bisa pukulan depan.

    15.KAKI,bentuknya bulat seperti rotan,kering dgn jari2 yg merit umumnya pukulnya sakit/panas.Kaki belimbing kesannya seram,umurnya gak panjang.warna kaki harus serasi dgn paruh.

    16.SISIK,umumnya tersusun rapi/beralur lurus/sisik pancuran emas,diyakini jarang terkena sial,peruntungan tinggi.Berbeda dgn sisik yg tdk beraturan,sering mengalami musibah saat bertanding,mata kena taji,tercakar kuku atau tertepuk sayap.di primbon jawa,mengenai sisik dibahas lebih mendalam,mungkin karena adu ayam sudah ada sejak jaman kerajaan di indonesia.

    17.BULU,bulu yg mengkilap menandakan ayam sehat.Warna bulu tergantung selera,yg penting tembus.Yg perlu diingat,jgn yg punya bulu kapas,biasanya tersembul di pangkal ekor,berwarna putih bersih.ayam bulu kapas sifatnya cepat lemas dan tdk tahan pukul

    Meskipn ciri2 menunjukkan ayam tangguh,tanpa perawatan dan latihan akan sia2 belaka

    Jenis Ayam suro/beryoni/bertuah menurut primbon jawa

    1.Jari belakang kalau jalan jinjit,namanya Tunggak Alingan. 2.Buntut lancurnya satu saja berdiri/nyembul,namanya suro dukun. 3.Buntut lancurnya dua saja berdiri/nyembul,namanya suro penganten. 4.Jalu di kiri/kanan tumbuh 2/bersusun,namanya suro tanjung karang. 5.Kalau diangkat,dari tubuhnya terdengar suara air berkerucuk,namanya suro Kopyor. sekedar sharing,di tanah jawa,botoh2 percaya ada Ayam yg lahir membawa daya linuwih/kesaktian,yg kadang2 kita harus percaya karena itu memang terjadi dan terbukti di kalangan menangan.Ayam2 seperti ini dinamakan Ayam Suro. masih banyak lg ciri2 Ayam suro,seperti Bantalan Mayit,Gagak Limang,Kadal Meteng,Suro Rembes dsb.

    Salam sukses.

     

    ( Sumber dari : http://www.facebook.com/groups/171666949573570/doc/200908789982719/ )

    Tags: , ,

  • Peternakan dan Penangkaran 19.08.2015 Comments Off on Ayam Bangkok dan Ciri-Ciri Aslinya.

    Ayam Bangkok sudah sangat familier sekali dikalangan pecinta ayam aduan di hampir seluruh penjuru tanah air. Sesuai dengan sebutannya “Bangkok” ayam ini merupakan ayam yang berasal dari Negara Thailand yang telah diakui memiliki kualitas bagus sebagai ayam petarung, serta memiliki sifat yang dapat bertarung sampai mati, serupa dengan ayam liar yang sanggup bertarung demi mempertahankan daerah kekuasaannya.

    gambar ayam bangkokMenurut sejarah berawal dari orang-orang Thailand berhasil menemukan ayam jago baru yang disebut King’s Chicken. Ayam ini mempunyai gerakan cepat dan pukulan yang mematikan dan istimewanya saat bertarung otaknya jalan. Ayam ini di Cina disebut Leung hang zhao. Cina sebagai Negara yang sangat populer dengan kegiatan Sabung Ayam mencari ayam guna disilangkan dengan ayam Bangkok. Harapannya ayam silangan ini dapat menumbangkan ayam Bangkok asal Thailand. Akhirnya di tahun 1960 ditemukan strain atau galur ayam aduan yang sanggup menyaingi keperkasaan ayam Bangkok. Namun akibat terjadi kawin silang terus menerus, maka nyaris tidak diketahui lagi perbedaan antara ayam aduan dari Laos dengan ayam Bangkok Thailand.

    Ayam Bangkok Masuk di Indonesia

    Awal mulanya ayam Bangkok masuk di Indonesia berasal dari Kota Tuban, Jawa Timur. Ayam ini diperkenalkan pertama kali di Tanah Air. Tidak jelas  siapa yang pertama kali memperkenalkan ayam Bangkok asal Thailand ini. Namun yang pasti, hingga saat ini ayam Bangkok telah menyebar ke seluruh Indonesia dan begitu populer dikalangan pecinta ayam aduan.

    Ayam Bangkok asal Thailand ini banyak dikawin silangkan dengan betina ayam lokal. Sehingga kebanyakan ayam Bangkok yang beredar di masyarakat adalah keturunan ayam Bangkok yang penampilannya tidak jauh berbeda dengan ayam Bangkok asli.

    Menurut Wibisono berdasarkan corak dan warna bulunya ada 7 macam, yaitu :

    • Wiring. Cirinya warna dasar hitam dengan bulu rawis dan ekor berwarna kuning kemerahan.
    • Wangkas. Cirinya warna dasar hampir sama dengan rawisnya, yaitu kuning kemerahan.
    • Klawu. Cirinya Warna dasar abu-abu
    • Blorok. Cirinya warna dasar bulu totol-tolol dari kumpulan berbagai warna seperti hitam, merah, dan putih
    • Jragem. Cirinya Warna dasar bulu hitam
    • Jali. Cirinya Warna dasar bulu blirik yang merupakan campuran beberapa warna bergaris-garis kecil.
    • Putih . Cirinya warna dasar bulu putih

     

    Ciri-Ciri Umum Ayam Bangkok Adalah :

    • Ukuran tubuh besar dan terlihat tegap berdiri hampir sekitar 90 derajat dan bagian dada terlihat gagah
    • Warna bulu beragam seperti yang sudah dijelaskan di atas
    • Mata terlihat cerah
    • Leher panjang
    • Jengger  berbentuk roes dan Pial pendek dan berwarna merah
    • Paruh panjang dan tebal berwarna kuning
    • Kaki terlihat bulat, kering, dan sisik rapih berwarna kuning
    • Bobot dewasa pejantan 2,5 hingga 4 Kg

     

    Salam sukses.

     

    ( Sumber dari: http://www.situs-peternakan.com/2014/09/sejarah-ayam-bangkok-dan-ciri-ciri.html )

    Tags: , , ,

  • Peternakan dan Penangkaran 19.08.2015 Comments Off on Penanganan Kenari yang Sakit

    Saya sering mendapat keluhan indukan kenari mati pada saat mengeram…. Pada saat kenari sedang mengeram kondisi fisik-nya susah terpantau karena hampir seharian induk kenari mengeram di sarang…. Selain banyak diam di sarang kenari termasuk burung yang pandai menyembunyikan sakitnya…. Mungkin naluri alamnya masih berfungsi, agar tidak menjadi mangsa binatang buas maka kenari harus mempelihatkan kondisi fisik yang prima. Kenari akan menghindar terlihat sakit ketika kenari merasa terancam …..

    borderKenari akan terlihat sakit jika penyakitnya sudah cukup parah sehingga kenari tidak bisa menyembunyikan lagi kondisi fisik sebenarnya…. Padahal penyembuhan kenari yang bagus pada saat sakitnya masih ringan (belum parah). Dipasaran obat maupun multivitamin khusus kenari masih cukup sulit ditemukan, hanya ada di tempat-tempat tertentu…. jadi sebelum kenari sakit parah kita harus tahu gejala awal kenari sakit. Adapun ciri-cirinya :

    1. Bulu terlihat kusam, kotor dan tidak mengkilap

    2. Sorot mata sayu kadang-kadang suka memejamkan mata seperti tidur

    3. Bulu-bulu sekitar kepala dan leher terlihat merinding

    Jika Anda melihat ciri-ciri seperti diatas maka usahakan tanggulangi secepatnya dengan memberi obat yang sesuai dengan penyakitnya, atau kalau deket dengan dokter hewan bisa langsung dibawa ke dokter hewan. Setelah kenari diberi obat langkah selanjutnya yaitu :

    1. Memberikan kehangatan

    Kenari yang sedang sakit fisiknya lemah sehingga membutuhkan lingkungan yang nyaman untuk mempertahankan kondisi fisiknya. Salah satu pertolongan awal terhadap kenari sakit yaitu dengan memberikan kehangatan… Untuk meningkatkan kehangatan di sangkar dipasang lampu dengan daya sekitar 40 watt.

    2. Memberikan pakan ektra

    Kenari yang mengalami sakit rata-rata kurang makan, untuk meningkatkan napsu makan bisa diberi makanan yang disenangi kenari seperti telor puyuh, biji sawi atau makanan lainnya. Untuk kasus-kasus tertentu kita harus menyuapi kenari agar mau makan, makanan yang diberikan harus berbentuk bubur (bisa menggunakan bubur bayi)

    3. Memberikan minuman

    Kenari sakit jarang minum, kita harus membantu kenari agar mau minum… bisa dibantu memberi minum dengan cara meneteskan air ke mulut kenari, ketika meneteskan air ke mulut kenari harus hati-hati jangan sampai masuk ke rongga pernapasan. Ketika kenari sakit kalau tidak ingin repot bisa memasukkan obat ke dalam air minum kenari

    4. Memberikan ketenangan

    Terakhir untuk memulihkan stamina kenari harus diberikan ketenangan, cara memberikan ketenangan yaitu dengan mengerodong sangkar kenari…

    Langkah selanjutnya peternak/hobis kenari harus punya stok obat atau multivitamin khusus kenari… karena kita tidak tahu kapan penyakit menyerang kenari kesayangan kita. Tetapi yang utama adalah lebih baik menanggulangi dari pada mengobati.

    Salam ngetir mania.

     

    ( Sumber Dari: https://burungkenari.wordpress.com/2010/05/03/penanganan-kenari-sakit/#more-727 )

     

    Tags: , ,

Cari artikel

 
WP_Modern_Notepad